Baru-baru ini beredar khabar bahwa Ford hengkang dari Indonesia. Ada spekulasi, tutupnya Ford karena ketiadaan manufakturnya di Indonesia, sehingga enyediaan mobil ditanah air harus impor dari luar negeri.
Sulit bagi perusahaan mobil untuk betkembang jika sepenuhnya mengandalkan impor. Mobil merupakan jenis barang yang butuh perawatan, sehingga akan selalu memerlukan ketersediaan spare part di pasaran. Bila tidak tersedia, maka mau tidak mau konsumen harus pindah ke merek lain yang jelas tersedia suku cadangnya
No comments:
Post a Comment